Gejala-gejala penyakit Schizophrenia

Gejala-gejala bagi penyakit Schizophrenia di antaranya :

1. Dingin perasaan, tidak ada perhatian pada apa yang terjadi di sekitarnya. Tidak terlihat padanya reaksi emosional terhadap orang yang terdekat kepadanya, baik emosi marah, sedih dan takut. Segala sesuatu dihadapinya dengan acuh tak acuh.

2. Banyak tenggelam dalam lamunan yang jauh dari kenyataan, sangat sukar bagi orang untuk memahami fikirannya. Dan ia lebih suka menjauhi pergaulan dengan orang ramai dan suka menyendiri.Schizophrenia

3. mempunyai prasangka-prasangka yang tidak benar dan tidak beralasan, misalnya apabila ia melihat orang yang menulis atau membicarakan sesuatu, disangkanya bahwa tulisan atau pembicaraan itu ditujukan untuk mencelanya.

4. Sering terjadi salah tanggapan atau terhentinya fikiran, misalnya orang sedang berbicara tiba-tiba lupa apa yang dikatakannya itu. Kadang-kadang dalam pembicaraan ia pindah dari suatu masalah ke masalah lain yang tidak ada hubungannya sama sekali atau perkataannya tidak jelas hujung pangkalnya.

5. Halusinasi pendengaran, penciuman atau penglihatan, di mana penderita seolah-olah mendengar, mencium atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Ia seakan-akan mendengar orang lain (tetangga) membicarakannya, atau melihat sesuatu yang menakutkannya.

6. Banyak putus asa dan merasa bahawa ia adalah korban kejahatan orang lain atau masyarakat. Merasa bahawa semua orang bersalah dan meyebabkan penderitaannya.

7. keinginan menjauhkan diri dari masyarakat , tidak mahu bertemu dengan orang lain dan sebagainya, bahkan kadang-kadang sampai kepada tidak mahu makan atau minum dan sebagainya, sehingga dalam hal ini ia harus disuntik ubat penenang supaya dapat membantu dirinya.

Demikian antara lain gejala Schizophrenia, dan tiap-tiap pesakit mungkin hanya mengalami satu atau dua macam saja dari gejala tersebut, sedangkan dalam hal lain terlihat jauh dari kenyataan.

Sehingga kini belum diketahui dengan pasti apa sesungguhnya yang menimbulkan Schizophrenia itu. Ada yang berpendapat bahawa keturunanlah yang besar peranannya. Menurut hasil beberapa penelitian terbukti bahwa 60% dari orang yang sakit ini berasal dari keluarga yang pernah dihinggapi sakit jiwa. Ada pula yang mengatakan bahwa sebabnya adalah rosaknya kelenjar-kelenjar tertentu dalam tubuh. Ada yang menitik beratkan pandangannya pada penyesuaian diri iaitu kerana orang tidak mampu menghadapi kesukaran hidup , tidak boleh menyesuaikan diri sedemikian rupa sehingga sering menemui kegagalan dalam usaha menghadapi kesukaran.

Apapun sebab sesungguhnya, namun terbukti bahawa kebanyakan penyakit ini mulai menyerang setelah orang menghadapi satu peristiwa yang menekan, yang berakibat munculnya penyakit yang mungkin sudah terdapat secara tersembunyi di dalam orang itu. Faktor pendorong lain ialah kesukaran ekonomi, keluarga, hubungan cinta, selain itu terdapat kegelisahan yang timbul akibat terlalu lama melakukan onani, sehingga merasa berdosa dan menyesal, sedangkan tidak sanggup menghentikan perbuatannya itu.

Penyakit ini biasanya lama sekali perkembangannya, mungkin dalam beberapa bulan atau beberapa tahun, baru ia menunjukkan gejala-gejala ringan, tapi akhirnya setelah peristiwa tertentu, tiba-tiba terlihat gejala yang hebat sekaligus.

About these ads

About zainura66

Pencinta Alam Semesta
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s