Haid berpanjangan gejala endometriosis atau cyst

endometriosis
“Pagi ini bedah buang tumbuhan fibroid besar dalam rahim berukuran lebih 12 cm. Yang warna putih itu tumbuhan cyst pada ovary kiri berukuran 8 cm. Kandungan cyst darah kotor – endometriosis. Umur pesakit masih muda 29 tahun.”

“Fibroidnya tumbuh kedalam ruang rahim menyebabkan ia sering mengalami perdarahan banyak waktu haid. Sebelum bedah semalam, tahap hemoglobin amat rendah 6 gm%. Perlu masuk 3 botol darah sebelum bedah.
Alhamdulillah waktu pembedahan dia tidak banyak kehilangan darah. Semoga pulih cepat dan tanpa masalah sampingan” – Dr Hamid Arshat

Bila seorang wanita mengalami sedikit kekejangan perut pada hari pertama, atau hari kedua, masa haidnya, sebenarnya hal itu dianggap masalah biasa, kerana lebih dari separuh jumlah wanita mengalaminya. Setiap wanita akan mengalami sekitar 400 kali haid sejak pertama kali mereka mendapatkannya, atau akan mengalaminya selama 33 tahun dalam hidupnya menjelang menopause (masa berhenti haid). Kekejangan sewaktu haid itu boleh berupa rasa nyeri di perut bahagian bawah atau paha. Bahkan ada yang merasa mual, muntah, cirit birit (diare) dan sakit kepala.

Tetapi, sekitar 10% wanita yang menderita endometriosis mengalami rasa nyeri yang demikian hebat, sehingga perlu mengambil ubatan penahan sakit untuk dapat melakukan kegiatan rutinnya. Di antara mereka itu terdapat selebriti terkenal, seperti Marilyn Monroe, Susan Sarandon, Louise Redknapp, Karen Duffy. Semua itu dimulai dari gangguan haid, yang terjadi entah mengapa, dan masih menjadi misteri bagi kalangan medis.

Endometriosis adalah merupakan di mana jaringan endometrium (lapisan dinding rahim) yang tumbuh di luar rahim (implan endometrium). Perkataan endometrium sendiri berasal dari bahasa Latin (Yunani) endo (di dalam) dan metra (rahim). Kes endometriosis untuk pertama kali dilontarkan sekitar 300 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1696, oleh Sabiard. Namun, laporan berupa penjelasan resmi di kalangan medis, baru dilapurkan oleh Dr.Von Rokitansky pada tahun 1860. Meskipun demikian, sejarah mencatat bahawa implan yang tumbuh di tempat yang salah itulah, menurut laporan Dr. Sampson dari Albany Hospital New York, sebagai penyebab dari nyeri haid yang berlebihan, disertai dengan nyeri pinggul, dan nyeri sewaktu berhubungan intim. Juga disebutnya sebagai penyebab ketidaksuburan (infertilitas).

Dalam setiap kitaran haid, endometrium menebal dengan tumbuhnya pembuluh darah dan jaringan untuk mempersiapkan diri menerima sel telur yang akan dilepaskan oleh indung telur (ovari). Rahim (uterus) dan indung telur (ovarium) dihubungkan dengan saluran telur, yang juga disebut sebagai tuba falopii (fallopian tube). Apabila telur yang sudah matang itu tidak dibuahi oleh sperma, maka lapisan dinding rahim tadi akan mengelupas pada akhir siklus (kitar haid). Lepasnya lapisan dinding rahim itulah yang disebut peristiwa haid. Keseluruhan proses itu diatur oleh hormon reproduksi, dan biasanya memerlukan waktu antara 28 sampai 30 hari, dan berulang lagi ke awal proses.

Jika tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri tersebut adalah gejala dismenorea primer (dysmenorrhea primer) sebagai gejala biasa yang mungkin dialami setiap wanita pada masa pubernya (remaja). Meskipun terasa sakit, dismenorea primer tidak berbahaya. Rasa nyeri itu biasanya akan lenyap pada pertengahan usia 20-an atau paling lama setelah melahirkan. Perkataan dismenorea itu berasal dari bahasa Latin untuk menjelaskan adanya aliran bulanan yang terhambat.

Keadaan ini, biasa terjadi pada gadis remaja dan wanita muda, yang disebabkan kerana dinding rahim lebih tebal dari biasanya, dan tingginya kadar prostaglandin, zat yang membuat otot-otot rahim berkontraksi lebih kuat untuk melepaskan lapisan dinding rahim yang tidak dipakai lagi. Prostaglandin adalah suatu zat kimia mirip hormon yang membantu mengaktiyasi sistem imun (kekebalan tubuh) dengan mengendalikan kerja fungsi peradangan (inflamatorik) untuk membuang jaringan yang rosak atau tidak dipakai lagi. Selain itu prostaglandin akan memberikan isyarat pembersihan tersebut berupa rasa nyeri ke otak.

Yang perlu diwaspadai adalah dismenorea sekunder, iaitu rasa nyeri yang disebabkan oleh gangguan ginekologis, kerana dapat menyebabkan gangguan tambahan masa haid yang berbahaya. Hal itu boleh disebabkan oleh banyak kemungkinan, iaitu kerana gangguan endometriosis atau fibroid (suatu tumor jinak) pada dinding rahim, adanya kista(cyst) atau tumor pada indung telur, penyakit radang pinggul, atau mungkin pula kerana infeksi dari penyakit yang ditularkan akibat hubungan seksual.

Dalam kes endometriosis, ada jaringan kecil endometrium yang kemungkinan berpindah ke luar rahim melalui saluran telur. Di tempat barunya itu, jaringan tersebut mengembang atau membiak dengan bebas dan melekat (terplantasi) ke jaringan lain. Jaringan yang tumbuh menempel itu, atau disebut endometrium implan, bereaksi setiap bulan menanggapi hormon estrogen seolah-olah masih berada di dalam rahim, menebal dan mengelupas pula. Penampilan endometrium implan pun mirip dengan yang aslinya, berupa jaringan kantung (pundi) berwarna cokelat (chocolate cysts)—disebut demikian kerana mengandungi cairan berwarna cokelat dari darah yang teroksidasi yang menyebar pada selaput perut (peritonium). Namun, dalam banyak kes implan tersebut tidak berwarna sama sekali (nonpigmented endometrisis), yang dapat mengelabui pada waktu pembuangannya melalui pembedahan, kerana dokter cenderung hanya membuang jaringan yang berwarna gelap (powder burn) saja.

Kumpulan baru jaringan yang terkelupas itu berbiak menciptakan implan baru, sehingga berkembang di antara organ pinggul dan menempel bersama menjadi semakin besar. Namun, bila yang tumbuh di dalam rahim dapat mengelupas dan keluar bersama cairan haid, atau dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh, maka endometrium implan tidak punya jalan ke luar dan tetap tumbuh di tempat menyangkutnya semula.

Selain itu, jaringan endometrium yang hanyut ke mana-mana itu juga melekat pada organ-organ tertentu, misalnya pada indung telur (ovari), usus besar atau pundi kencing, dengan akibat terjadinya jaringan parut yang mengecut. Pengecutan itu menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pada organ-organ yang tertransplantasi tersebut.

Ketika haid, darah yang keluar sehingga membuat jaringan endometrium implan membengkak (radang) dengan disertai dengan rasa nyeri, dan gejala-gejala lain. Penderita akan mengeluh selama kitaran haid berlangsung, yang meningkat siksaannya menjadi semakin parah pada hari-hari terakhir masa haid. Mengapa terjadi rasa nyeri berlebihan dari endometriosis diungkapkan dari hasil penelitian, bahawa itu terjadi kerana jaringan implan tersebut bereaksi terhadap rangsangan hormon estrogen, yang juga ikut pecah selama haid mengikuti endometrium yang asli di tempatnya semula (dinding rahim). Keadaan tersebut memicu respon sistem peradangan tubuh untuk mengaktifkan senyawa sitokin (cytokine) yang memberikan isyarat rasa nyeri tersebut. Namun, penderita endometriosis kadangkala ada yang mengalami nyeri yang hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa pun.

Jika pembengkakan itu terjadi di dalam pinggul di belakang rahim, seperti yang kadang-kadang terjadi, maka pada saat melakukan hubungan intim (seks) akan terasa sakit ketika terjadi penetrasi vagina yang dalam. Selain itu, kerana darah dan jaringan kecil ini diserap oleh organ di sekitarnya. Proses itu dapat menyebabkan terjadinya penempelan antara sesama jaringan yang luka tersebut, atau menempel pada indung telur dan saluran indung telur. Bila terjadi penyumbatan saluran indung telur, ini akan mengakibatkan kemandulan.

About zainura66

Pencinta Alam Semesta
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s